Berbisnis Menggunakan E-Commerce

Disini saya akan menceritakan pengalaman sepupu saya. Dia membuka usaha SHOPPING ONLINE dengan menggunakan E-Commerce.
 
Electronic Commerce (E-Commerce) adalah proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan computer. E-commerce juga mengandung pengertian sebagai penyebaran, pemasaran jasa, melalui system elektronik seperti internet atau jaringan computer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik,system manajemen inventory otomatis dan system pengumpulan data otomatis. Sepupu saya mempunyai toko pakaian yang bernama Butik AELA. Butik AELA terletak di Jl. Sepat no 36, Kebagusan – Pasar Minggu – Jakarta Selatan. Pada awalnya Butik AELA tidak menggunakan e-commerce dalam menjual produknya tetapi hanya dengan butik yang ada tersebut. Namun dengan perkembangan teknologi, maka saya dan sepupu saya mempunyai inisiatif untuk menjual barang-barang dari Butik AELA melalui e-commerce.

Ia menjual produk kepada konsumen menggunakan situs jejaring sosial yaitu Facebook. Dengan membuat akun dengan nama Butik AELA, kemudian ia menambahkan teman dengan perempuan-perempuan yang ada di situs jejaring sosial tersebut. Kami memasukan foto baju dan aksesoris dari produk Butik AELA, di foto tersebut kami memberitahukan detail dari barang tersebut supaya konsumen dapat mengetahui dengan jelas barang yang kami jual. Baju dan aksesoris yang kami jual terbatas karena kami tidak pernah membuat lagi baju dan aksesoris yang telah terjual.  

Sebelum membeli produk yang ia jual, konsumen diharuskan untuk membooking barang yang akan dibeli dengan cara mengirimkan sms, dan jangka waktu untuk booking itu adalah 2 hari. Jika setelah 2hari setelah booking tetapi konsumen belum mengirimkan uang, maka booking tersebut dibatalkan. Untuk mengirimkan uang, konsumen akan mengirim nama dengan alamat lengkapnya, setelah itu sepupu saya akan menanyakan, dengan bank apakah konsumen melakukan pengiriman uang. Setelah uang berhasil ditransfer oleh konsumen, maka akan mengeceknya menggunakan e-banking. Jika uang yang ditransfer sudah masuk kedalam rekening, maka akan mempersiapkan barang dan membungkus barang yang akan dikirim. Untuk pengiriman barang, sepupu saya menggunakan jasa JNE. Untuk mengecek apakah produk yang kita kirim sudah sampai atau belum kepada konsumen, kita bisa mengeceknya pada website JNE. Disana akan diberitahukan apakah paket yang kita kirimkan sudah sampai atau masih dalam proses pengiriman. Setelah paket diterima oleh konsumen maka konsumen akan memberitahukannya. 

Dengan menggunakan e-commerce, sepupu saya merasakan beberapa manfaat, yaitu konsumen tidak harus datang ke butik, tetapi hanya dengan menghubungi sepupu saya melalui situs  jejaring sosial Facebook dengan begitu konsumen dapat menghemat waktu dan uang, sepupu saya dapat menjual produk kami sampai ke luarkota sehingga keuntungan yang ia dapatkan juga lebih banyak daripada butik yang ada langsung dirumahnya. Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing.
Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan.
Bila ada kekurangan saya minta maaf.
TERIMA KASIH

Jejaring Sosial "PLURK"

Untuk seorang yang gemar nangkring difacebook ataupun twitter pasti sudah penah mendengar Plurk. Salah satu jejaring social yang mulai merenggut perhatian banyak pengguna jejaring social yang lain seperti facebook dan twitter. Akan tetapi, pembahasan secara lengkap mengenai plurk ini masih kurang. Sekarang mari kita bahas Plurk ini secara lebih jelas.

Plurk ditemukan oleh sebuah team yang menamakan dirinya The A-Team yang beranggotakan 20 orang. The A-Team berasal dari orang-orang yang berada diberbagai belahan dunia tapi yang paling banyak berasal dari Taiwan. Sampai sekarang belum ada yang membahas secara jelas mengapa mereka membuat Plurk (bahkan di wikipediapun tak ada). Plurk di rilis dan diluncurkan pada 12 Mei 2008 dengan URL plurk.com.

Plurk merupakan jejaring social yang masuk kategori mikroblog, maksudnya pengguna plurk dapat menulis dan posting tulisan mengenai dirinya atau aktifitasnya tapi tidak lebih dari 140 karakter (pesan singkat). Potingan tersebut akan masuk pada channel utma plurk dan akan menjadi sebuah history bagi pengirim posting tersebut pada profilnya. History tersebut akan berbentuk timeline yang diurut sesuai kronologi posting pengguannya.

Hal lain yang menarik dimiliki
 Plurk adalah Plurk berjalan dengan menggunakan teknologi Ajax. Apa itu Ajax? Ajax merupakan singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Ajax ini terdiri dari komponen utama, yaitu JavaScript dan XML. Perpaduan 2 komponen utama ini membuat kinerja plurk semakin meningkat pada aplikasi web sehingga web dapat bejalan lebih cepat. Kelebihannya adalah dapat membuat permintaan pada server tanpa me-reload kembali halaman (jadi hemat bandwidth).

Kata Plurk (plüer-kh) belum jelas berasal dari bahasa apa (google translate tidak menemukan), namun penamaan
 Plurk berdasarkan filosofi suatu danging yang renyah dan mudah dicerna (dari segi kata benda) sedangkan dari segi kata kerja merupakkan kumpulan tindakan atau buku cerita.

Dari semua konten yang dimiliki plurk ada satu hal yang membuat plurk berbeda dari social network lain, plurk memiliki penilaian atas penggunanya yang disebut sebagai "Karma". Penilaian Plurk ini berdasarkan aktivitas penggunanya, banyaknya posting (update status bahasa gaulnya), banyak teman, banyak fans, dan lain-lain. Perlu diketahui bahwa penilaian
 Karma Plurk bukanlah sekedar penilaian dari plurk, jika nilai Karma seorang pengguna semakin tinggi maka semakin banyak pula fasilitas dari plurk yang akan didapatkan. Dengan kata lain Plurk hanya memberikan fasilitas terbaiknya untuk Pluker sejati.


Yang membuat Pluker juga betah adalah cepatnya postingan mendapat respon dari pluker lain, bagaimana tidak, untuk dapat merespon postingan pluker lain Anda tidak diharuskan untuk berteman atau menjadi fans dengan pluker tersebut. Inilah yang membuat respon posting
 Plurk rata-rata diatas respon posting social network yang lain.

Tertarik dengan
 Plurk? Saat ini Plurk sudah mendukung Bahasa Indonesia. Jadi, bagi Anda yang masih canggung dengan Bahasa Inggris tidak usah khwatir Anda dapat menggunakan Bahasa Indonesia.
Nama     :Ackmal Fikri
NPM       :50410479
Kelas      :2IA14   
Sumber : http://www.katakan-hey.com/2012/01/apa-dan-bagaimana-plurk-itu.html 

MAKALAH "SENYUM"

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Ketika kita memberikan senyum kepada orang lain pasti orang itu akan memberikan respon yang baik ke kita dan juga akan memberikan senyum balik ke kita juga. dan juga senyuman dapat menghilangkan perasaan sedih yang berlarut-larut di dalam diri kita. senyuman akan selalu membawa efek positif di dalam diri kita. dan pada kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh apa sih sebenarnya makna dari senyum itu sendiri.
1.2 Pembahasan Masalah
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang:
- Senyum dalam kehidupan sehari-hari
-Senyum dalam keluarga
1.3 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan masalah diatas maka akan saya jelaskan senyum di kehidupan sehari-hari dan juga senyum di dalam keluarga
1.4 Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan ini adalah betapa pentingnya senyum itu di dalam kehidupan sehari-hari dan di dalam keluarga
1.5 Metode Penulisan
Metode penulisan kali ini akan menggunakan metode balai pustaka
BAB 2
ISI
2.1 Pengertian Senyum
Apa sih sebenarnya arti dari senyum itu? dan apa sih maksud dari senyum itu sendiri? kalian pasti tahu yang namanya senyum itu apa. Menurut saya senyum itu adalah ekspresi perasaan gembira seseorang yang diungkapkan lewat sebuah senyuman. Coba anda perhatikan sehari-hari berapa kali orang tersenyum kepada anda? Pasti anda tidak bisa kan jika disuruh menghitungnya. Begitu pula saya. Pasti senyuman itu akan selalu menghiasi dunia keseharian anda. Baik itu oleh pacar anda, teman anda, sahabat anda, ataupun orang yang tidak anda kenal sekalipun.
Maka janganlah berhenti untuk tersenyum selagi anda bisa. Kepada siapapun yang anda kenal ataupun tidak hanya untuk menunjukan perasaan senang ataupun hormat kepada orang tersebut walaupun dia dibawah umur kita. Tanpa senyum hari-harimu akan terasa hampa, sunyi, sepi, tanpa arti. Senyum adalah pengobat luka. Jadikan hari-harimu selalu indah dengan selalu melihat senyuman. Dengan seyuman kita bisa memiliki banyak teman, dengan senyuman kita dapat meredakan amarah, dan masih banyak lagi keuntungan dari sebuah senyuman walaupun cuma sebentar saja.
2.2 Pentingnya Senyum Di Kehidupan Sehari-hari
Senyum dalam kehidupan sehari-hari! Pasti tanpa anda sadari sekalipun anda tiap hari melakukannya kan? Dan pasti itu akan menimpulkan efek yang positif tanpa anda sadari. Seperti misalnya timbul perasaan ceria ataupun orang menjadi senang dengan senyuman yang kita berikan. Perasaan amarah menjadi terhapus dengan senyuman. Perasaan susah menjadi terhapus dengan senyuman pula. Dan masih banyak lagi yang lainnya yang tidak anda sadari satu per satu. Tapi yang paling jelas adalah balasan senyum dari orang lain. Itu akan selalu teringat di benak kita terutama orang yang kita suka atau kita sayangi di sekitar kita. Pasti itu akan langsung menimbulkan efek bahagia di dalam diri kita. Maka, ayo kita ramai-ramai tersenyumlah, walaupun cuma kepada satu orang pun. Pasti akan terlihat efek positifnya. Jadi mari kita sering berikan senyuman kepada orang lain, dan akan langsung terlihat efeknya. Senyuma itu dapat merubah keadaan seseorang yang tadinya sedih tetapi karena kita berikan senyuman beban menjadi berkurang. Begitu pula dengan kehidupan kita, ketika seseorang memberikan senyuman kepada kita, maka akan timbul perasaan senang. Senyuman juga dapat membuat orang lain berpikir positif dan menjadi optimis akan sesuatu hal.
2.3 Senyum Di Dalam Keluarga
Senyuman kepada orang terdekat di dalam kehidupan kita akan langsung memberikan efek yang positif di dalam diri kita. Entah itu perasaan senang, gembira, dan masih banyak lagi. Senyuman membuat orang tua anda akan terlihat lebih bahagia jika anaknya dapat tersenyum lepas dan begitu pula kakak ataupun adik anda. Mereka semua akan terlihat senang dan berpikir positif tentang anda. Dan juga senyuman itu menular, contohnya jika anda memberikan sebuah senyuman manis kepada orang tua anda sebelum anda berangkat sekolah atau kuliah pasti mereka dengan senang akan membalasnya dan akan bahagia melihat anda tersenyum lepas. Dan juga orang tua anda tidak akan cemas ketika melepas kalian pergi untuk sekolah atau kuliah sendiri. Mereka pasti akan berpikir positif dan tidak berpikir negaif karena senyuman anda walaupun sekali saja.
BAB 3
KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat kita ambil dari tulisan ini adalah bahwa senyuman itu akan menimbulkan efek positif di dalam kehidupan kita. Karena senyuman akan menimbulkan kebahagiaan dan akan membuat semangat menjalani hari yang walaupun sangat berat sekalipun tetapi dengan senyuman akan terasa lebih enteng. Dan juga tidak ada salahnya memberikan senyuman kepada orang lain walaupun cuma sekali. Berikan senyuman kepada orang di sekita kita. Baik itu teman, sahabat, pacar, orang yang tidak kalian kenal sekalipun dan juga keluarga. Berikanlah senyuman anda kepada orang-orang tersebut. Maka hidup anda akan terasa lebih bahagia!
Sumber:
- http://my.opera.com/JupiterCilacap/blog/show.dml/2115066
-http://www.adsense-id.com/forums/showthread.php/19098-Arti-sebuah-Senyuman
-http://www.divine-love-society.org/home/artikel/detail/671.htm

Makalah Tentang Manusia



Makalah Tentang Manusia

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya atas ke hadiran Allah SWT, karena telah memberikan kelancaran dan kemurahanNya teerhadap saya, sehingga dapat menyelesaikan tugas mata kuliah softskill dengan bertemakan “Manusia” dalam bentuk makalah. Saya berharap dengan adanya makalah yang saya buat dapat menambah pengetahuan bagi para pembaca dan semoga dapat bermanfaat dan menjadi tugas mahasiswa.
Dalam penyusunan tugas dan materi, tidak sedikit hambatan yang saya hadapi. Namun saya menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi tidak lain karena adanya bantuan dan motivasi dari orang-orang disekitar saya, tentunya saya juga mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi serta masukan, untuk itu rasa terima kasih kepada dosen saya bapak Andi Tenrisukki Tenriajeng sehingga kendala-kendala yang saya hadapi teratasi.
Semoga materi ini dapat bermanfaat bagi yang ingin menggunakan serta sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, serta bagi penulis dapat bertujuan yang diharapkan kepadanya, Amin.


 Penyusun



  Akmal Fikri



DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR.................................................................. i
DAFTAR ISI................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang ...................................................................... 1
1.2. Rumusan Masalah ............................................................... 2
1.3. Tujuan Penulisan................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian manusia................................................................. 2
2.2 Pemikiran dan Budi Pekerti Manusia .....................................  2
2.3 Hubungan Manusia Dengan TUHAN...................................... 3

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan ............................................................................ 4

DAFTAR PUSTAKA................................................................... 5



BAB I
PENDAHULUAN


1.1. LATAR BELAKANG

Dalam proses belajar manusia memiliki empat komponen penting yang berpengaruh bagi keberhasilannya,yaitu adanya bahan untuk belajar,suasana belajar yang menurutnya bisa membantunya untuk berpikir, media dan sumber belajar serta guru-guru atau dosen sebagain subjek pembelajaran. Komponen-komponen tersebut sangat penting dalam proses belajar.
Dan mengingat bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri. Bukan hanya itu saja pengertian manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk bersahaja dan makhluk sosial. Karena manusia bukanlah makhluk yang dapat hidup sendiri. Oleh sebab itu manusia adalah makhluk sosial.


1.2. RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang di atas dapat di ambil suatu permasalahan yang dihadapi yakni seberapa pengtingkatan daya manusia dalam meningkatan hasil belajar melalui proses belajar mengajar.


1.3. TUJUAN PENULISAN

Karena begitu pentingnya peninjauan terhadap peningkatan kualitas manusia sebagai makhluk sosial. Karena manusia berperan penting dalam pembangunan dasar kemajuan bangsa dan dunia. Karena begitu pentingnya manusia, kita haruslah sadar. Salah satunya adalah dengan membantu sesama dengan niat ikhlas.
Dan memahami Pengertian Manusia dan mengetahui Pengembangan manusia dari sudut pandang yang lainnya. Pengembangan Manusia dari segi Sosial serta mengetahui Pengembangan Manusia dari segi Religius atau Agama dan Budaya.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN MANUSIA

Pengertian Manusia

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri. Bukan hanya itu saja pengertian manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain. Maka sebab itu manusia adalah makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial.
Telah berabad-abad konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada yang menitik beratkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. Dimana memiliki unsur-unsur keharusan biologis, yang terdiri dari:
1. Dorongan untuk makan
2. Dorongan untuk mempertahankan diri
3. Dorongan untuk melangsungkan jenis
Dari tahapan diatas menggambarkan bagaimana individu dalam perkembangannya sebagai seorang makhluk sosial dimana antar individu merupakan satu komponen yang saling ketergantungan dan membutuhkan. Sehingga komunikasi antar masyarakat ditentukan oleh peran oleh manusia sebagai makhluk sosial.
Dalam perkembangannya manusia juga mempunyai kecenderungan sosial untuk meniru dalam arti membentuk diri dengan melihat kehidupan masyarakat yang terdiri dari :
• penerimaan bentuk-bentuk kebudayaan, dimana manusia menerima bentuk-bentuk pembaharuan yang berasal dari luar sehingga dalam diri manusia terbentuk sebuah pengetahuan.
• penghematan tenaga dimana ini adalah merupakan tindakan meniru untuk tidak terlalu menggunakan banyak tenaga dari manusia sehingga kinerja mnausia dalam masyarakat bisa berjalan secara efektif dan efisien.
Pada umumnya hasrat meniru itu kita lihat paling jelas di dalam ikatan kelompok tetapi juga terjadi didalam kehidupan masyarakat secara luas. Dari gambaran diatas jelas bagaimana manusia itu sendiri membutuhkan sebuah interaksi atau komunikasi untuk membentuk dirinya sendiri malalui proses meniru. Sehingga secara jelas bahwa manusia itu sendiri punya konsep sebagai makhluk sosial.
Yang menjadi ciri manusia dapat dikatakan sebagai makhluk sosial adalah adanya suatu bentuk interaksi sosial didalam hubugannya dengan makhluk sosial lainnya yang dimaksud adalah dengan manusia satu dengan manusia yang lainnya. Secara garis besar faktor-faktor personal yang mempengaruhi interaksi manusia terdiri dari tiga hal yakni :
1. Tekanan emosional. Ini sangat mempengaruhi bagaimana manusia berinteraksi satu sama lain.
2. Harga diri yang rendah. Ketika kondisi seseorang berada dalam kondisi manusia yang direndahkan maka akan memiliki hasrat yang tinggi untuk berhubungan dengan orang lain karena kondisi tersebut dimana orang yang direndahkan membutuhkan kasih saying orang lain atau dukungan moral untuk membentuk kondisi seperti semula.
3. Isolasi sosial. Orang yang terisolasi harus melakukan interaksi dengan orang yang sepaham atau sepemikiran agar terbentuk sebuah interaksi yang harmonis.


2.2 Pemikiran dan Budi Pekerti Manusia

Budi Pekerti Manusia
Secara umum Budi Pekerti berarti moral dan kelakuan yang baik dalam menjalani kehidupan ini.
Ini adalah tuntunan moral yang paling penting untuk orang Jawa tradisional.
Budi Pekerti adalah induk dari segala etika ,tatakrama, tata susila, perilaku baik dalam pergaulan , pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Pertama-tama budi pekerti ditanamkan oleh orang tua dan keluarga dirumah, kemudian disekolah dan tentu saja oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung.
Pada saat ini dimana sendi-sendi kehidupan banyak yang goyah karena terjadinya erosi moral, budi pekerti masih relevan dan perlu direvitalisasi. Budi Pekerti yang mempunyai arti yang sangat jelas dan sederhana, yaitu : Perbuatan( Pekerti) yang dilandasi atau dilahirkan oleh Pikiran yang jernih dan baik ( Budi).

PEMIKIRAN MANUSIA TERHADAP SUSILA
Kehidupan manusia yang tidak dapat lepas dari orang lain, membuat orang harus memiliki aturan-aturan norma. Aturan-aturantersebut dibuat untuk menjadikan manusia menjadi lebih beradab. Menusia akan lebih menghargai nilai-nilai moral yang akan membawa mereka menjadi lebih baik.
Selain aturan-aturan norma, manusia juga memerlukan pendidikan yang dapat digunakan sebagai sarana mencapai kemakmuran dan kenyamanan hidup. Pendidikan dapat menjadikan manusia seutuhnya. Dengan pendidikan, manusia dapat mengerti dan memahami makna hidup dan penerapannya.
Melalui pendidikan kita harus mampu menciptakan manusia yang bersusila, karena hanya dengan pendidikan kita dapat memanusiakan manusia. Melalui pendidikan pula manusia dapat menjadi lebih baik daripada keadaan sebelumnya. Dengan pendidikan ini, manusia juga dapat melaksanakan dengan baik norma-norma yang ada dalam suatu masyarakat. Manusia akan mematuhi norma-norma yang ada dalam masyarakat jika diberikan pendidikan yang tepat.
Dengan demikian, kelangsungan kehidupan masyarakat tersebut sangat tergantung pada tepat tidaknya suatu pendidikan mendidik seorang manusia mentaati norma, nilai dan kaidah masyarakat. Jika tidak maka manusia akan melakukan penyimpangan terhadap norma-norma yang telah disepakati bersama oleh masyarakat.


2.3 Hubungan Manusia Dengan TUHAN

Manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa di muka bumi ini sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lain. Melalui kesempurnaannya itu manusia bisa berpikir, bertindak, berusaha, dan bisa menentukan mana yang benar dan baik. Di sisi lain, manusia meyakini bahwa dia memiliki keterbatasan dan kekurangan. Mereka yakin ada kekuatan lain, yaitu Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta. Oleh sebab itu, sudah menjadi fitrah manusia jika manusia mempercayai adanya Sang Maha Pencipta yang mengatur seluruh sistem kehidupan di muka bumi.
Pendidikan yang mengarah kepada peduli dan kasih terhadap lingkungan dan alam, juga sudah dimulai sejak usia belia.Anak-anak diberi pengertian untuk tidak bersikap sewenang-wenang kepada binatang dan tanaman dan juga menjaga kebersihan alam, tidak merusak alam.
Anak kecil yang dirumahnya punya binatang peliharaan seperti anjing, kucing, burung, selalu diberitahu oleh orang tuanya untuk merawat nya dengan baik, memberi makan yang teratur, dijaga kebersihannya, kandangnya juga bersih dan tidak boleh diperlakukan dengan sewenang-wenang dan justru harus dilindungi dan dikasihi.




BAB III
KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan

Dapat disimpulakan bahwa sesungguhnya manusia tidaklah dapat hidup sendiri. Sebab manusia membutuhkan sesama untuk melengkapi dalam kehidupannya.Maka jelaslah bahwa manusia yang befikir logis artinya berfikir sesuai dengan kaidah-laidah ilmu logika. Dan berfikir argumentatif adalah berfikir dengan menggunakan argumentasi yang valid seperti yang diatur dalam ilmu logika tersebut. Jika kita cermati secara seksama, maka sesungguhnya yang hidup didunia ini membutuhkan satu sama lain. Dan oleh sebab itu manusia disebut dengan makhluk sosial.






BAB IV

Daftar Pustaka

http://www.google.com
http://www.scrib.com
http://id.wikipedia.org
http://www.google.co.id

Tugas Softskills Pengertian Tentang IQ, EQ, dan SQ




 
 


 

 [ Intellegent Quotient ]
Tingkat  kecerdasan seorang anak yang ditentukan secara metodik oleh IQ
memegang peranan penting untuk suksesnya anak dalam belajar. Menurut penyelidikan IQ atau daya tangkap seseorang mulai dapat ditentukan sejak usia 3 tahun. daya tangkap sangat dipengaruhi oleh garis keturunan (genetik) yang dibawanya dari famili ayah dan ibu disamping faktor gizi dan makanan yang cukup.
IQ ata daya tangkap ini dianggap takkan berubah sampai seseorang dewasa kecuali bila ada sebab-sebab kemunduran fungsi otak seperti ketuaan, kecelakaan, dll. IQ yang tinggi memudahkan seorang anak belajar dengan daya tangkap tinggi sehingga mampu memahami suatu masalah dengan mudah. Secara dini untuk menentukan IQ seseorang adalah pada saat seseorang pandai berkata-kata. Para Ilmuwan menentukan rumus kecerdasan umum, atau IQ sebagai berikut :
Misal, anak pada usia 3 tahun telah punya kecerdasan anak yang rata-rata baru bisa berbicara pada usia 4 tahun yang disebut dengan usia mental. Dengan demikian IQ si anak = 4/3 x 100 = 133.







EQ
Para pakar memberikan definisi beragam pada EQ, diantaranya adalah kemampuan untuk menyikapi pengetahuan-pengetahuan emosional dalam bentuk menerima, memahami, dan mengelolanya.
Menurut definisi ini, EQ mempunyai empat dimensi berikut :
1. Mengenal, menerima dan mengekspresikan emosi (kefasihan emosional) caranya mampu membedakan emosi orang lain, bentuk dan tulisan, baik melalui suara, ekspresi wajah dan tingkah laku.
2. Menyertakan emosi dalam kerja-kerja intelektual. Caranya perubahan emosi bisa mengubah sikap optimis menjadi pesimis. Terkadang emosi mendorong manusia untuk menerima pandangan dan pendapat yang beragam.
3. Memahami dan menganalisa emosi. Mampu mengetahui perubahan dari satu emosi ke emosi lain seperti berubahannya dari emosi marah menjadi rela atau lega.
4. Mengelola emosi
Mampu mengelola emosi sendiri atau orang lain dengan cara meringankan emosi negatif dan memperkuat emosi positif. Hal ini dilakukan dengan tanpa menyembunyikan informasi yang disampaikan oleh emosi-emosi ini dan tidak berlebihan.
Pada saat kita mendefinisikan kecerdasan emosional, sebenarnya kita sedang membicarakan potensi kecerdasan emosional yang oleh cendikiawan Muslim kuno disebut “kekuatan”. Artinya, kita sedang membicarakan potensi kecerdasan. Potensi memerlukan kesempatan untuk ditampakkan dan dikuatkan secara nyata. Sejak dilahirkan, manusia mempunyai kemampuan menulis dan membaca dengan kekuatan. Hanya saja, setelah ia belajar maka ia benar-benar bisa menulis dan membaca secara nyata misalnya, terkadang kita suka berbicara tentang kecerdasan bayi yang sedang menyusu, pada hal ia sendiri belum bisa menulis, membaca, atau mengikuti ujian kecerdasan. Kecerdasan sang bayi belum tampak karena ia belum diberikan kesempatan untuk mengembangangkan kecerdasan yang memungkinkan kita untuk menilainya.
Kecerdasan emosional bawaan bisa berkembang atau rusak, hal ini tergantung pada pengaruh yang diperoleh anak di masa kecil atau remaja. Pengaruh ini bisa datang dari orang tua, keluarga atau sekolah. Anak melalui hidupnya dengan potensi yang baik untuk perkembangan emosinya, hanya saja pengalaman emosi yang dialaminya di lingkungan anarkhis atau tidak bersahabat menyebabkan grafik perkembangan EQ nya menurun. Sebaliknya, bisa saja seorang anak mempunyai EQ bawaan yang rendah, namun EQ nya ini bisa berkembang dengan baik, jika ia di didik dengan baik melalui pengalaman-pengalaman emosional yang ramah dan bersahabat. Perilaku emosi cerdas yang diperlihatkan lingkungnya menyebabkan grafik EQ nya menjadi tinggi. Perlu kita ingatkan disini bahwa merusak EQ anak adalah lebih mudah dari pada mengembangankannya karena menghancurkannya selamanya lebih mudah dari pada membangun.
Kiat membagi kecerdasan emosional bawaan menjadi empat bagian yang saling mempengaruhi, yaitu :
1. Perasaan emosi
2. Mencari emosi
3. Proses emosi
4. Kemampuan untuk belajar emosi.
Salah satu pakar yang menyakini hal ini adalah (David Wechsler, Kecerdasan dan Kesehatan Emosional). Seorang penguji kecerdasan, Menurutnya kecerdasan adalah kemampuan sempurna seseorang untuk berprilaku terarah, berpikir logis, dan berinteraksi secara baik dengan lingkungannya. Sebagian pakar mendefenisikan kecerdasan emosional sebagai suatu kecerdasan sosial yang berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam memantau baik emosi dirinya maupun emosi orang lain, dan juga kemampuannya ini diungkapnya untuk mengarahkan pola pikir dan perilakunya. ( Salovey dan Mayer, 1990 ).
Diantara dimensi EQ yang mempunyai ikatan serta dengan keberhasilan dalam berdagang dan berkerja adalah kemampuan manusia dalam berintegrasi dengan perasaan dan emosinya, serta kemampuan beradaptasi dengan kesulitan dan kerumitan masalah yang dihadapinya. Diantara para orang tua yang gagal mengajarakan kecerdasan emosional kepada anak-anak sebagi berikut :
1. Orang tua yang mengabaikan yang tidak menghiraukan menganggap sepi, atau pun meremehkan emosi-emosi negatif anak.
2. Orang tua yang tidak menyetujui, yang bersifat kritis terhadap ungkapan perasaan-perasaan negatif anak.
dan barang kali memarahi atau menghukum mereka karena mengungkapkan emosinya.
3. Orang tua laissez-faire, yang menerima emosi anak dan berempati dengan mereka, tetap tidak memberikan bimbingan atau menentukan batas-batas pada tingkah laku anak tersebut.
Sebagai orang tua yang tidak menyetujui, barang kali memarahi karena menolak bekerja sama, dengan menyatakan kepadanya bahwa ia sudah bosan dengan tingkah lakunya yang bandel itu, dan mengancam untuk memukulnya. Maka dari itu pelatihan emosi tidaklah berarti bahwa semua pertengkaran jiwa. Konflik adalah fakta kehidupan rumah tangga. Namun, setelah mulai menggunakan pelatihan emosi, barang kali akan merasakan diri sendiri semakin akrab dengan anak-anak. Bila keluarga memiliki keakraban dan rasa hormat yang mendalam, masalah antara anggota keluarga tampaknya akan lebih mudah ditangung.





SQ
Danah Zohar, penggagas istilah tehnis SQ (Kecerdasan Spiritual) dikatakan bahwa kalau IQ bekerja untuk melihat ke luar (mata pikiran), dan EQ bekerja mengolah yang di dalam (telinga perasaan), maka SQ (spiritual quotient) menunjuk pada kondisi ‘pusat-diri’ ( Danah Zohar & Ian Marshall: SQ the ultimate intelligence: 2001).
Kecerdasan ini adalah kecerdasan yang mengangkat fungsi jiwa sebagai perangkat internal diri yang memiliki kemampuan dan kepekaan dalam melihat makna yang ada di balik kenyataan apa adanya ini. Kecerdasan ini bukan kecerdasan agama dalam versi yang dibatasi oleh kepentingan-pengertian manusia dan sudah menjadi ter-kavling-kavling sedemikian rupa. Kecerdasan spiritual lebih berurusan dengan pencerahan jiwa. Orang yang ber – SQ tinggi mampu memaknai penderitaan hidup dengan memberi makna positif pada setiap peristiwa, masalah, bahkan penderitaan yang dialaminya. Dengan memberi makna yang positif itu, ia mampu membangkitkan jiwanya dan melakukan perbuatan dan tindakan yang positif.

Privatisasi BUMN

Belakangan ini kita sering mendengar istilah Privatisasi BUMN. Menurut saya, Privatisasi BUMN adalah penjualan saham persero kepada pihak lain (perusahaan swasta) untuk meningkatkan kinerja dan nilai perusahaan. Privatisasi BUMN juga dapat memperbesar manfaat bagi negara dan masyarakat.

Tapi semuanya tidak seperti definisi yang telah saya tulis di atas. Banyak badan usaha milik negara yang di privatisasikan oleh orang-orang yang tidak dapat mengelola badan usaha tersebut.

Akibatnya perusahaan yang harusnya BUMN menjadi perusahaan milik swasta. Sehingga banyak masyarakat kecil yang harusnya mendapat keuntungan dari hasil BUMN, menjadi tidak mendapatkan apa-apa. Itu semua disebabkan karna mereka-mereka yang mengelola BUMN tidak bertanggung jawab pada kewajibannya.

Sebenarnya  sih Privatisasi BUMN itu tidak bisa di salahkan 100% oleh pemerintah. Kalau saja orang-orang yang mengelolah badan usaha tersebut bisa mengelolanya dengan baik, maka negara kita bisa memperoleh keuntungan.

Jadi kesimpulannya, kembali pada orang-orang yang mengelola badan usaha BUMN tersebut. Kalau saja mereka-mereka bisa mengelola nya dengan baik, maka baik pula hasilnya.

Kesan Masuk Gunadarma

Assalamualaikum warohmatullahita'ala wabarokatuh..


Disini gw mau nyeritain pengalaman gw OSPEK di kampus tercinta....
"Gunadarma University"

ini Universitas terletak dimana-mana..
ada di Kalimalang, Jakarta Barat, ama Depok..








Alhamdulillah gw dapet yg d Kampus Depok .. :)
Karna di kampus depok, gw sering ngabisin banyak waktu buat belajar juga sekalian bisa cuci mata liat cewek-cewek yang kulitnya bening kaya kaca yang belom dibersihin..

Dan karna gw kuliah di Kampus Depok juga gw bisa ketemu ama tementemen kocak kaya Abudt, Ekki, Adit, Zuhdi, Abram, dan si Ketua si NAJIBss...







HAHAHAHAHA




 Hmm....
INTINYA GW BAHAGIA BISA KULIAH DISINI!!
walaupun nyesek banget karna kepanasan di kelas kagak pakek AC, tapi untungnya gw lebih sering dapet kelas dikampus E yang kelasnya full AC tapi terkadang ACnya kagak terasa karna ada ADIT , boros OKSIGEN!!!